Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Tayangan Slide Sang Sultan

inilah slideku...!!! trima kasih telah berkunjung ke blog saya, lembo ade yah...!!!

Minggu, 27 Februari 2011

Hanya dirimu

Senyummu mengobati luka hatiku…

Tawamu membuat ku tersenyum…

Tatapanmu menbuatku salah tingkah…

Dalam keadan itu…

Ku mampu menantang kejamnya hidup…

Hati kecilku berkata aku telah jatuh cinta…

Tak inginku berpisah darimu walau sesaat…

Didekatmu aku merasa damai...

ingin ku katakan aku sayang kamu…

tapi aku tak kuasa ungkapkan itu semua…

Cukuplah bagiku untuk menjadi temanmu…

sahabat yang takkan mengecewakanmu...

Namun aku tetap tak bisa membohongi hati kecilku bahwa aku sayang kamu…

Disaat aku menyiapkan hati untuk berkata aku sayang kmu…

Kenapa kau malah berkata kau akan pergi…

Apakah aku tak cukup berarti untuk menjadi pertimbangan bagimu…

Agar kau tetap bertahan disini…

disampingku...

dalam dekapanku...

Atau kau menunggu sesuatu yg lebih dariku…

suara hati

bagai meniti langkah di senja hari,
seakan diri tiada arti
takut akan datangnya malam
seperti apa diri di esok pagi.

lihat bintang diatas sana
tak mungkin indah bila sendiri,
hati inipun begitu adanya
brharap kau paham dan mengerti.

hai…coba kau dengar gemercik air
riaknya seakan saling berbisik,
terdengar lirih menyebut namamu
lambat tapi terdengar syahdu.
dan akupun mulai tersenyum
ketika semua dapat kurasa
indah dan begitu indah kurasa
dan sungguh itu yg kurasa.

kini smua telah terjadi,.
telah kumasuki satu hati
yang tak mungkin ku tinggal pergi
meski belum ada kata pasti.

andai dia disini
andai dia mengerti.

Kamis, 24 Februari 2011

चिंता सजती

Ketika ku berjumpa denganmu ya ukhti,
segera kutundukkan pandanganku.
Ketika suaramu merdu mendayu-dayu,
tuturmu mengugah jiwaku,
senyummu meluluhkan,
hingga cintapun bersemayam di hatiku.
Maka tiadalah terobati selain “kubingkai maghligai suci denganmu “

Kamis, 16 September 2010

Saya telah melemparkan permasalahan ini kepada beberapa wanita:

Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang paling bengkok. Sehingga dalam setiap wanita terdapat sifat yang tidak baik dan merupakan bawaan naluriah. Sebagai seorang wanita laki-laki seperti apa yang anda butuhkan? Yang meluruskan??? atau malah yang membiarkan???

1.Nunung: yang meluruskan tapi bukan dengan kekerasan, dan paksaan yang membuat tulang rusuk patah, tapi dengan kelembutan yang membuat apa adanya

2.Nita: yang meluruskan lebih membuatku terjamin dunia dan akhirat

3.Nia elisa: ingat lagunya Ada Band??? “karna wanita ingin dimengerti lewat tutur lembut dan laku agung.” so, ga’ mesti diluruskan, karna pada hakikatnya dah bengkok. Wanita hanya ingin dimengerti karna ia lemah. Tapi jangan juga dibiarkan karna kan semakin buruk

4.Putri: yang meluruskan, karna itu idaman setiap cewe’

5.Ika: jangan diluruskan dan jangan pula dibiarkan

6.Asy: yang meluruskan, tp tak slamanya kita sebagai cewe’ harus mematuhi semua yang dilakukan oleh cowo’, karna cowo’ juga manusia biasa yang pada hakikatnya tak luput dari kesalahan. So, walaupun cowo’ itu pemimpin bukan berarti cewe’ lemah

7.Airhin: yang meluruskan, karna kalo laki2 yang suka meluruskan menandakan dia orang yang peduli dan secara langsung itu merupakan suatu wujud kasih sayang

8.Atul: yang meluruskan, sudah menjadi kewajiban buat seorang laki2untuk membimbing wanita supaya dia tetap berada di jalan yang benar. Menasehati ketia ia melakukan kesalahan, dan mengarahkan dia ke jalan yang benar

9.Eka: yang meluruskan, karna itu akan membuatku lebih baik

10.Atun: yang meluruskan, karna laki-laki yang dapat membimbing kaum hawa ke jalan yang benar akan terasa lebih mengesankan

11.Aulya: laki-laki yang tidak meluruskan dan tidak pula membengkokkan, yang sedang-sedang saja

Rabu, 11 Agustus 2010

Disaat daku tua

Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.

Maklumilah diriku,bersabarlah dalam menghadapiku.

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku,

Disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu,

Ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu,

Membimbingmu untuk melakukannya.

Disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu.

Bersabarlah mendengarkanku jangan memotong ucapanku.

Dimasa kecilmu,daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali,hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku,

Jangan menyalahkanku.Ingatkah dimasa kecilmu,bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?

Disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan tekhnologi modern,

Jangan menertawaiku.Renungkan bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap “Mengapa” yang kau ajukan saat itu.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku.Bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.

Disaat daku melupakan topic pembicaraan kita,berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. Sebenarnya topic pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku,asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku daku telah bahagia.

Disaat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih. Maklumilah diriku,dukunglah daku. Bagaikan daku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.

Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini,kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku. Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu, Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur. Didalam senyuman ini,tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.

WALAUPUN SESEORANG TELAH MELAKUKAN BERIBU-RIBU KEBAJIKAN,TETAPI TIDAK MELAKUKAN BHAKTI KEPADA IBU DAN AYAH,KEBAJIKANNYA HANYALAH SIA-SIA BELAKA

written by : ABDUL KHAIR

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites